program gubernur lampung, putra baruna juara SSB U-12

02 August 2022 Dilihat 128 kali

Tim SSB U-12 asal Panjang, Putra Baruna keluar sebagai juara Kompetisi Antar SSB U-12 Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung yang berlangsung 21-23 Juni 2022 di stadion Sumpah Pemuda Bandarlampung.

Skor 1-1 pada babak final 2 kali 10 menit, antara Putra Baruna melawan Persibu, Bangunrejo Lampung Tengah, sehingga harus dilanjutkan dengan adu tendangan penalty dengan masing-masing 3 penendang.

Hasilnya hanya satu penendang yang berhasil memasukkan bola ke gawang lawan, yakni pemain dari Putra Baruna. Sehingga skor akhir 2-1 untuk Putra Baruna.

Meskipun Persibu harus gagal mencapai juara, namun dua pemainnya mendapatkan predikat pencetak gol terbanyak yakni Algriban Hisbulloh dengan 8 gol dan kiper cilik Adnan Dwi Saputra dari Persibu juga menjadi pemain terbaik dalam kompetisi ini.

Untuk para pemenang, Dispora menyediakan hadiah uang pembinaan juara 1 Rp5 juta, juara 2 Rp4 juta dan juara 3 Rp3 juta yang diraih oleh tim Fortuna dari Tubaba.

Sementara itu pencetak gol terbanyak, Algribran mendapatkan uang pembinaan Rp1 juta rupiah, dan pemain terbaik, Adnan Dwi mendapatkan Rp1,5 juta.

Dituntut Sportivitas

Plt Kadispora provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, ST., SE., MM. mengatakan bahwa turnamen ini semata-mata untuk memberikan tempat membuktikan prestasi para pemain cilik Lampung, sehingga akan bisa dilihat sejauh mana hasil pembinaan pesepakbola usia dini di provinsi Lampung.

“Ini program pak Gubernur Lampung yang dilaksanakan oleh Dispora provinsi. Tujuannya jelas untuk mencari bibit-bibit unggul dari usia dini di cabang sepakbola. Maka dari itu kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu terlaksananya program kami ini, mudah-mudahan hasilnya juga akn baik bagi perkembangan sepakbola Lampung,” kata Desca usai menutup turnamen ini, Kamis 23 Juni 2022 di Stadion Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung.

Desca menambahkan bahwa iven ini secara rutin diselanggarakan oleh Dispora provinsi Lampung, sebenarnya bisa memberikan alternatif pembinaan berjenjang kepada Asprov PSSI. Karena usia 13 ke atas akan menjadi domainnya PSSI dalam pembinaan usia muda.